SAMBUT PEKAN PI GEREJA TORAJA, JEMAAT ELIM BALIKPAPAN UTUS DUA TENAGA PEKABAR INJIL

Bagaimana mereka dapat percaya kepada DIA jika mereka tidak mendengar tentang DIA? Bagaimana mereka mendengar tentang DIA jika tidak ada yang memberitakan-Nya? (Roma 10:14). Dengan dijiwai tema ini Gereja Toraja Jemaat Elim Balikpapan memutuskan untuk menjadi bagian dari pelayanan PI Gereja Toraja terhadap daerah-daerah yang telah ditetapkan sebagai daerah PI dalam wilayah pelayanan Gereja Toraja.

Untuk program PI tahun 2018, Jemaat Elim Balikpapan mengambil bagian dalam perarakan bersama jemaat-jemaat Gereja Toraja yang lain dalam pekabaran injil. Salah satu langkah konkrit Jemaat Elim Balikpapan dalam program PI ini adalah mendukung program perekrutan Tenaga PI di Klasis Mappak Jemaat Salutallang. Dalam program ini jemaat Elim Balikpapan akan menanggung jaminan hidup Guru PI dalam koordinasi dan pengaturan Komisi PI - Bidang I Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja. Pdt Delabruri Safar mengatakan, bahwa dengan program ini masyarakat yang ada di Mappak khususnya di wilayah Salutallang dapat memperoleh pendidikan yang lebih baik lagi sebagai bagian dari berita Injil yang memberi pencerahan dan pembebasan dari keterbelakangan. Langkah ini tentunya tidak dapat dipisahkan dari amanat Tuhan Yesus Kristus, "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."(Matius 28:19-20). Pdt. Armand Dannari, Sekretaris Komisi PI Gereja Toraja menyambut gembira langkah Jemaat Elim Balikpapan ini. Menurut Armand, Pekabaran Injil merupakan hakekat gereja. Karena itu gereja yang tidak mau melakukan Pekabaran Injil,  pada dasarnya patut merenungkan kembali panggilan Tuhan atas dirinya. Gereja yang hidup hanya untuk dirinya sendiri pada dasarnya bukanlah gereja sebagaimana yang Kristus kehendaki.


Bagikan