UTUSAN GEREJA TORAJA TURUT MENGHADIRI SIDANG UMUM KE-62 GEREJA PRESBYTERIAN TAIWAN

Sebagai bagian dari kerja sama yang sudah dibangun dalam beberapa tahun terakhir, Gereja Toraja yang diwakili oleh Pdt. Dr. Alfred Anggui (Ketua 1 BPS Gereja Toraja) dan dokter Budhi Karoma (RS Elim Rantepao), juga turut menghadiri Sidang Umum ke-62 Gereja Presbyterian Taiwan (Presbyterian Church in Taiwan) yang diadakan pada tanggal 18-21 April 2017, di Auditorium Mackay Memorial Hospital di Taipei. 

Sidang yang dihadiri sekitar 500 peserta tersebut, selain merupakan wakil-wakil dari Gereja Presbyterian Taiwan sendiri, juga dihadiri oleh sejumlah undangan dari beragam mitra PCT dari beberapa negara, yakni dari Asia Evangelical Missionary Fellowship (AEMF) Japan, The Basel Christian Church of Malaysia (BCCM),Brotherhood of Christ Church (BCC) Kirisuto Kyodaidan, Church of Christ in Japan (CCJ), Korean Christian Church in Japan (KCCJ), Presbyterian Church in the Republic of Korea (PROK), dan Reformed Church in America (RCA).

 

Menurut Pdt Alfred Anggui, percakapan dalam sidang tersebut, sebagaimana juga yang tertuang dalam Pengakuan Iman PCT, cukup jelas memperlihatkan besarnya kepedulian PCT bagi kehidupan sosial politik dan ekonomi masyarakat, khususnya dalam memberi perhatian bagi masyarakat yang tertinggal. Dalam kesempatan tersebut, Pdt Alfred Anggui juga menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang sudah dibangun selama ini, khususnya bagi kesempatan dan dukungan bagi tiga mahasiswa teologi program pasca sarjana yang sedang melanjutkan study mereka di Taiwan. Ke depan, Gereja Toraja juga diharapkan dapat memberikan dukungan bagi PCT, khususnya dalam pelayanan bagi para pekerja migran di sana.

Selain menghadiri persidangan, kunjungan ke Taiwan juga sekaligus digunakan untuk mengunjungi dan membuka peluang kerja sama dengan Mackay Memoriam Hospital milik PCT. Mackay Memoriam Hospital Taipei yang merupakan tempat dilaksanakan Sidang umum ke-62 PCT merupakan salah satu cabang dari rumah sakit misi yang dibentuk oleh PCT pada tahun 1912. Rumah sakit tersebut mempunyai misi yaitu mengasihi sesama seperti Kristus mengasihi manusia, dan memberikan pelayanan secara holistic (tubuh, jiwa, dan pikiran).

Dalam memberikan layanan kepada pasien di Mackay Memorial Hospital, terdapat lebih 3000 Relawan (Volunteers) yg bekerja di Rumah Sakit Milik Gereja Presbiterian Taiwan ini (Presbyterian Church in Taiwan). Mereka bekerja melayani tanpa pamrih, bergantian 2-3 jam per-hari (2-3 kali seminggu).

Selain itu pula terdapat Social Worker yang memberikan pendampingan bagi pasien dan keluarganya yang memiliki masalah dengan kehidupan social, psikologis, dan financial. Dengan demikian pelayanan tidak hanya dipusatkan pada tubuh mereka, tetapi juga jiwa dan pikirannya, kata Rev. Ging Song Cheng. Itulah yang dinamakan pelayanan secara holistik.


Bagikan